{"id":767,"date":"2012-07-26T02:36:39","date_gmt":"2012-07-26T02:36:39","guid":{"rendered":"http:\/\/berilmu.com\/blog\/?p=767"},"modified":"2020-05-04T22:03:10","modified_gmt":"2020-05-04T15:03:10","slug":"cara-membuat-solar-cell","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/cara-membuat-solar-cell\/","title":{"rendered":"Cara membuat Solar Cell"},"content":{"rendered":"<p>Solar panel merupakan alat yang menangkap sinar matahari dan kemudian dapat merubahnya menjadi energi listrik,\u00a0 sebelumnya saya telah menulis tentang teknologi solar cell yang berjudul \u201cPotensi penggunaan solar cell di Indonesia\u201c. Dan kemudian dalam post saya berikut ini, kita dapat mencoba membuat solar panel yang sederhana.<br \/>\n<!--more--><br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\"><\/script><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-format=\"fluid\" data-ad-layout-key=\"-hj-w-i-42+h8\" data-ad-client=\"ca-pub-3722339219833725\" data-ad-slot=\"5402103677\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<div>\n<p>Kita dapat mencoba untuk mengetahui Cara membuat Solar Cell sel surya dengan mempersiapkan kotak CD bekas yang terbuat dari plastik bening, lempengan besi &amp; tembaga yang berguna sebagai konduktor, kabel tembaga dan lem silikon.<br \/>\nLangkah pertama adalah dengan membuat\u00a0 plat oksida cuprous\u00a0 (plat besi yang berkarat) berbentuk kotak, kemudian bersihkan\u00a0 salah satu sudut dengan amplas untuk disolder dengan kabel tembaga, plat tersebutakan berfungsi sebagai sisi negatif.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" title=\"b\" src=\"http:\/\/bangsaut.files.wordpress.com\/2009\/09\/21.jpg?w=324&amp;h=256\" alt=\"b\" width=\"324\" height=\"256\" \/><\/p>\n<dl><\/dl>\n<div dir=\"ltr\">Kemudian kita membuat plat positif dengan membentuk potongan U\u00a0 dari lembaran tembaga, sedikit lebih besar daripada plat oksida cuprous, dengan bagian dalam potongan U sedikit lebih kecil daripada plat oksida cuprous. Setelah itu solder kabel tembaga disalah satu sisi dari plat U tersebut. Rekatkan plat berbentuk U pada plastik bening CD bagian depan dengan lem silikon yang banyak agar tidak terjadi kebocoran. Pastikan bahwa koneksi solder benar-benar tertutup dengan lem, atau berada di luar lem \u2013 an berbentuk, seperti digambar.<\/div>\n<div dir=\"ltr\"><img decoding=\"async\" title=\"c\" src=\"http:\/\/bangsaut.files.wordpress.com\/2009\/09\/31.jpg?w=324&amp;h=353\" alt=\"c\" width=\"324\" height=\"353\" \/><\/div>\n<div dir=\"ltr\">Gambar diatas menunjukkan sisi belakang dari solar cell (di sisi yang tidak menghadap matahari). Dan gambar di bawah ini menunjukkan sisi depan solar cell (sisi yang akan menghadapi matahari), perhatikan bahwa lem silikon tidak sepenuhnya menutupi plat tembaga yang berbentuk U, karena nantinya sebagian dari plat tembaga harus bersentuhan dengan air asin.<\/div>\n<div dir=\"ltr\"><img decoding=\"async\" title=\"4\" src=\"http:\/\/bangsaut.files.wordpress.com\/2009\/09\/4.jpg?w=324&amp;h=335\" alt=\"4\" width=\"324\" height=\"335\" \/><\/div>\n<div dir=\"ltr\">Langkah berikutnya adalah meletakkan plat yang berbentuk kotak diatas plat U, namun sebelumnya lem kembali plat U sehingga membentuk lapisan yang tebal, lapisan tersebut berfungsi untuk isolator dan agar membuat ruangan ruang untuk air asin. Sekali lagi, tidak semua bagian tembaga tertutup, sehingga akan ada bagian dari tembaga didalam kontak dengan air asin. Rekatkan plat kotak kelapisan lapisan lem tersebut. Anda harus menekan cukup keras untuk memastikan bahwa tidak ada celah, tapi tidak begitu keras sampai dua plat saling bersentuhan.<\/div>\n<div dir=\"ltr\"><img decoding=\"async\" title=\"5\" src=\"http:\/\/bangsaut.files.wordpress.com\/2009\/09\/5.jpg?w=324&amp;h=313\" alt=\"5\" width=\"324\" height=\"313\" \/><\/div>\n<div dir=\"ltr\">Gambar diatas menunjukkan sisi belakang solar cell (di sisi yang tidak menghadap matahari). Dan gambar bawah ini menunjukkan sisi depan solar cell (sisi yang akan menghadapi matahari), perhatikan bahwa kita akan menambahkan lem ekstra untuk membentuk saluran di bagian atas untuk membiarkan air asin yang akan ditambahkan.<\/div>\n<div dir=\"ltr\"><img decoding=\"async\" title=\"f\" src=\"http:\/\/bangsaut.files.wordpress.com\/2009\/09\/61.jpg?w=324&amp;h=322\" alt=\"f\" width=\"324\" height=\"322\" \/><\/div>\n<div dir=\"ltr\">Selanjutnya, gunakan pipet besar untuk menambah air asin. Isi sel hampir ke bagian atas plat tembaga, sehingga hampir tumpah keluar.Kemudian menutup saluran dengan lem, dan biarkan lem sampai kering.<\/div>\n<div dir=\"ltr\"><img decoding=\"async\" title=\"7\" src=\"http:\/\/bangsaut.files.wordpress.com\/2009\/09\/7.jpg?w=480&amp;h=582\" alt=\"7\" width=\"288\" height=\"349\" \/><\/div>\n<div dir=\"ltr\"><\/div>\n<div dir=\"ltr\">Sumber : anekasurya.com<\/div>\n<\/div>\n<hr \/>\n<p>Big Thanks<br \/>\nOos<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/berilmu.com\/blog\/melihat-langsung-erupsi-dari-dalam-perut-gunung-bromo\/\">Melihat langsung Erupsi dari dalam perut Gunung Bromo<br \/>\n<\/a><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/berilmu.com\/blog\/explore-tanjung-lesung-pake-drone-dan-sepeda\/\">Explore tanjung lesung pake Drone dan Sepeda<\/a><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/berilmu.com\/blog\/explore-leuwi-hejo-lieuk-cepet-benjol-baliung-dan-ciung\/\">Explore Leuwi Hejo, Lieuk, Cepet, Benjol, Baliung dan Ciung<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Solar panel merupakan alat yang menangkap sinar matahari dan kemudian dapat merubahnya menjadi energi listrik,\u00a0 sebelumnya saya telah menulis tentang teknologi solar cell yang berjudul \u201cPotensi penggunaan solar cell di Indonesia\u201c. Dan kemudian dalam post saya berikut ini, kita dapat mencoba membuat solar panel yang sederhana.<\/p><p><a class=\"more-link btn\" href=\"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/cara-membuat-solar-cell\/\">Continue reading<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[146],"tags":[267,268,270,269],"class_list":["post-767","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ilmu-dunia","tag-cara-membuat-solar-cell","tag-cara-membuat-solar-cell-sendiri","tag-membuat-solar-cell-sendiri","tag-pembuatan-solar-cell","item-wrap"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/767","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=767"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/767\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3296,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/767\/revisions\/3296"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=767"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=767"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=767"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}