{"id":2465,"date":"2014-09-21T01:08:00","date_gmt":"2014-09-20T18:08:00","guid":{"rendered":"http:\/\/berilmu.com\/blog\/?p=2465"},"modified":"2020-05-04T21:15:37","modified_gmt":"2020-05-04T14:15:37","slug":"cara-menghitung-bunga-kredit-dengan-angsuran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/cara-menghitung-bunga-kredit-dengan-angsuran\/","title":{"rendered":"Cara Menghitung Bunga Kredit dengan Angsuran"},"content":{"rendered":"<p><b><img decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-2466 \" src=\"http:\/\/berilmu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/bunga-Angsuran.jpg\" alt=\"bunga Angsuran\" width=\"255\" height=\"165\" \/>Perhitungan Bunga Kredit dengan Angsuran<\/b><\/p>\n<p>Perhitungan bunga kredit yang digunakan bank akan menentukan besar kecilnya angsuran pokok dan bunga yang harus dibayar Debitur atas kredit yang diterima dari bank. Pemahaman mengenai berbagai perhitungan bunga akan membantu Debitur dalam membuat keputusan untuk mengambil kredit yang paling menguntungkan sesuai dengan kemampuan keuangannya.<\/p>\n<p><strong><span style=\"text-decoration: underline;\">Bagaimana Menghitung Bunga?<\/span><\/strong><\/p>\n<p>Beberapa cara yang digunakan oleh bank dalam menghitung bunga antara lain:<br \/>\n<em><strong>Flat Rate<\/strong><\/em> Perhitungan bunga didasarkan pada plafond kredit dan besarnya bunga yang dibebankan dialokasikan secara proporsional sesuai dengan jangka waktu kredit. Dengan cara ini, jumlah pembayaran pokok dan bunga kredit setiap bulan sama besarnya.<br \/>\nContoh: <!--more--><br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\"><\/script><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-format=\"fluid\"\n     data-ad-layout-key=\"-hj-w-i-42+h8\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-3722339219833725\"\n     data-ad-slot=\"5402103677\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><br \/>\nBank A memberikan kredit sebesar Rp6.000.000,- selama 6 bulan kepada<br \/>\ndebitur C dengan tingkat bunga 12% per tahun flat rate.<br \/>\nTotal Bunga = Pl x i x n<br \/>\nBunga per Bulan = Pl x (i\/12)<br \/>\nPl = plafond kredit, i = suku bunga per tahun, n = jangka waktu kredit (tahun)<\/p>\n<p>Tabel Angsuran Debitur C \u2013 Flat Rate<\/p>\n<table class=\"table1\">\n<tbody>\n<tr>\n<th>Bln<\/th>\n<th>Saldo<\/th>\n<th>Anggaran pokok<\/th>\n<th>Angsuran Bunga<\/th>\n<th>Jumlah Angsuran<\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>1<\/td>\n<td>6.000.000<\/td>\n<td>1.000.000<\/td>\n<td>60.000<\/td>\n<td>1.060.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>2<\/td>\n<td>5.000.000<\/td>\n<td>1.000.000<\/td>\n<td>60.000<\/td>\n<td>1.060.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>3<\/td>\n<td>4.000.000<\/td>\n<td>1.000.000<\/td>\n<td>60.000<\/td>\n<td>1.060.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>4<\/td>\n<td>3.000.000<\/td>\n<td>1.000.000<\/td>\n<td>60.000<\/td>\n<td>1.060.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>5<\/td>\n<td>2.000.000<\/td>\n<td>1.000.000<\/td>\n<td>60.000<\/td>\n<td>1.060.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>6<\/td>\n<td>1.000.000<\/td>\n<td>1.000.000<\/td>\n<td>60.000<\/td>\n<td>1.060.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"2\">Jumlah<\/td>\n<td>6.000.000<\/td>\n<td>360.000<\/td>\n<td>6.360.000<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><em><strong>Efektif (Sliding Rate)<\/strong><\/em><br \/>\nPerhitungan bunga dilakukan setiap akhir periode pembayaran angsuran. Pada perhitungan ini, bunga kredit dihitung dari saldo akhir setiap bulannya (baki debet) sehingga bunga yang dibayar debitur setiap bulannya semakin menurun.<br \/>\nDengan demikian, jumlah angsuran yang dibayar debitur setiap bulannya akan semakin mengecil.<\/p>\n<p>Contoh:<br \/>\nBank A memberikan kredit sebesar Rp6.000.000,- selama 6 bulan kepada<br \/>\ndebitur C dengan tingkat bunga 12% per tahun sliding rate.<br \/>\nBunga per bulan = SA x (i\/12)<br \/>\nSA = saldo akhir periode, i = suku bunga per tahun<br \/>\nTabel Angsuran Debitur C \u2013 Sliding Rate<\/p>\n<table class=\"table1\">\n<tbody>\n<tr>\n<th>Bln<\/th>\n<th>Saldo<\/th>\n<th>Angsuran Pokok<\/th>\n<th>Angsuran Bunga<\/th>\n<th>Jumlah Angsuran<\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>1<\/td>\n<td>6.000.000<\/td>\n<td>1.000.000<\/td>\n<td>60.000<\/td>\n<td>1.060.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>2<\/td>\n<td>5.000.000<\/td>\n<td>1.000.000<\/td>\n<td>50.000<\/td>\n<td>1.050.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>3<\/td>\n<td>4.000.000<\/td>\n<td>1.000.000<\/td>\n<td>40.000<\/td>\n<td>1.040.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>4<\/td>\n<td>3.000.000<\/td>\n<td>1.000.000<\/td>\n<td>30.000<\/td>\n<td>1.030.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>5<\/td>\n<td>2.000.000<\/td>\n<td>1.000.000<\/td>\n<td>20.000<\/td>\n<td>1.020.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>6<\/td>\n<td>1.000.000<\/td>\n<td>1.000.000<\/td>\n<td>10.000<\/td>\n<td>1.010.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Jumlah<\/td>\n<td>6.000.000<\/td>\n<td>1.000.000<\/td>\n<td>210.000<\/td>\n<td>6.210.000<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><em><strong>Anuitas<\/strong> <\/em><br \/>\nJumlah angsuran bulanan yang dibayar debitur tidak berubah selama jangka<br \/>\nwaktu kredit. Namun demikian komposisi besarnya angsuran pokok maupun<br \/>\nangsuran bunga setiap bulannya akan berubah dimana angsuran bunga akan<br \/>\nsemakin mengecil sedangkan angsuran pokok akan semakin membesar.<br \/>\nContoh:<br \/>\nBank A memberikan kredit sebesar Rp6.000.000,- selama 6 bulan kepada<br \/>\ndebitur C dengan tingkat bunga 12% per tahun anuitas.<br \/>\nJumlah angsuran yang harus dibayar debitur C setiap bulannya adalah:<br \/>\nAngsuran Bulanan = Pl x (i\/12) x {1\/[1-(1\/(1+i\/12)m]}<br \/>\nPl = Plafond Kredit<br \/>\ni = suku bunga per tahun<br \/>\nm = jumlah periode pembayaran<br \/>\nTabel Angsuran Debitur C \u2013 Anuitas<\/p>\n<table class=\"table1\">\n<tbody>\n<tr>\n<th>Bln<\/th>\n<th>Saldo<\/th>\n<th>Angsuran Pokok<\/th>\n<th>Angsuran Bunga<\/th>\n<th>Jumlah Angsuran<\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>1<\/td>\n<td>6.000.000<\/td>\n<td>975.290<\/td>\n<td>60.000<\/td>\n<td>1.035.290<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>2<\/td>\n<td>5.024.710<\/td>\n<td>985.043<\/td>\n<td>50.247<\/td>\n<td>1.035.290<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>3<\/td>\n<td>4.039.667<\/td>\n<td>994.893<\/td>\n<td>40.397<\/td>\n<td>1.035.290<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>4<\/td>\n<td>3.044.774<\/td>\n<td>1.004.842<\/td>\n<td>30.448<\/td>\n<td>1.035.290<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>5<\/td>\n<td>2.039.932<\/td>\n<td>1.014.891.<\/td>\n<td>20.399<\/td>\n<td>1.035.290<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>6<\/td>\n<td>1.025.041<\/td>\n<td>1.025.040<\/td>\n<td>10.250<\/td>\n<td>1.035.290<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"2\">Jumlah<\/td>\n<td>6.000.000<\/td>\n<td>211.740<\/td>\n<td>6.211.740<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Dari ketiga contoh perhitungan bunga diatas, terlihat bahwa besarnya bunga kredit yang harus dibayar debitur akan berbeda-beda walaupun suku bunga yang digunakan sama (12%). Dengan demikian, penggunaan perhitungan bunga akan mempengaruhi besar kecilnya angsuran bunga yang harus dibayar debitur atas kredit yang diberikan bank.<\/p>\n<p><strong><span style=\"text-decoration: underline;\">Apakah Suku Bunga Kredit dapat berubah ?<\/span><\/strong><\/p>\n<p>Suku bunga kredit dapat berubah setiap saat selama jangka waktu kredit apabila bank menetapkan suku bunga mengambang (floating). Namun demikian, bank dapat menetapkan suku bunga yang bersifat tetap (fixed) selama jangka waktu kredit atau pada jangka waktu tertentu (jangka waktu yang diperjanjikan).<\/p>\n<ol>\n<li>Suku Bunga Tetap (Fixed)<br \/>\nPada suku bunga yang bersifat tetap, besarnya bunga yang harus dibayar Debitur selama jangka waktu yang diperjanjikan tidak akan berubah. Dengan demikian apabila pada saat perjanjian kredit telah ditetapkan suku bunga sebesar 12%, maka selama jangka waktu yang diperjanjikan suku bunga yang berlaku tetap 12%.<\/li>\n<li>b. Suku Bunga Mengambang (Floating Rate)<br \/>\nPada suku bunga yang bersifat mengambang, besarnya bunga yang harus dibayar Debitur dapat berubah sesuai dengan tingkat suku bunga yangditetapkan oleh bank. Dengan demikian apabila suku bunga yang disepakati pada awal perjanjian adalah sebesar 12%, maka selama jangka waktu kredit suku bunga dapat turun menjadi 10% atau bahkan naik menjadi 15%.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong><span style=\"text-decoration: underline;\">Keuntungan dan Kerugian Perhitungan Suku Bunga<\/span><\/strong><\/p>\n<p>Baik penetapan suku bunga secara tetap maupun secara mengambang dapat membawa keuntungan maupun kerugian bagi Debitur.<\/p>\n<p><b>Keuntungan<\/b><br \/>\nSuku bunga tetap:<\/p>\n<p>Kepastian besarnya bunga yang dibayar<br \/>\nTidak ada perubahan suku bunga walaupun suku bunga pasar mengalami kenaikan<\/p>\n<p>Suku bunga mengambang:<\/p>\n<p>Pada saat terjadi penurunan suku bunga pasar maka tingkat suku bunga kredit ikut turun.<\/p>\n<p>Keuntungan suku bunga tetap bagi Debitur adalah adanya kepastian besarnya suku bunga yang harus dibayar setiap periodenya. Selain itu, apabila suku bunga pasar mengalami kenaikan maka debitur diuntungkan karena adanya selisih suku bunga tersebut. Sementara itu keuntungan suku bunga floating bagi Debitur dapat terjadi apabila suku bunga pasar mengalami penurunan sehingga besarnya bunga yang harus dibayar Debitur pada periode tersebut pun menjadi lebih rendah daripada periode sebelumnya.<\/p>\n<p><b>Kerugian<\/b><br \/>\nSuku bunga tetap:<\/p>\n<p>Apabila suku bunga pasar berada dibawah suku bunga tetap maka suku bunga kredit menjadi lebih mahal<\/p>\n<p>Suku bunga mengambang:<\/p>\n<p>Apabila suku bunga pasar mengalami kenaikan maka suku bunga kredit akan ikut naik<\/p>\n<p><strong><span style=\"text-decoration: underline;\">Apa yang harus Diperhatikan Debitur?<\/span><\/strong><\/p>\n<p>Untuk menghindari kesalahpahaman dikemudian hari dalam pemenuhan kewajiban pembayaran pokok dan bunga kredit dari bank, sebaiknya Debitur<\/p>\n<p>Mencari informasi dan meminta penjelasan terlebih dahulu mengenai hal-hal berikut dari bank sebelum menandatangani perjanjian kredit:<\/p>\n<p>Cara perhitungan bunga (Flat, sliding, atau anuitas)<br \/>\nPenetapan bunga (Fixed atau floating)<br \/>\nTabel angsuran yang harus dipenuhi Debitur<br \/>\nBiaya-biaya yang timbul (provisi, komisi, notaris, penalti, asuransi, dsb)<br \/>\nMembaca dan memahami isi Perjanjian Kredit<\/p>\n<p><strong><span style=\"text-decoration: underline;\">Hal-hal Yang Perlu Diketahui<\/span><\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Dalam menetapkan suku bunga kredit, banyak bank menggunakan metode flat, sehingga suku bunga terkesan lebih rendah. Untuk itu, Anda perlu menanyakan ke bank berapa sebenarnya suku bunga efektif yang diterapkan sebelum memutuskan untuk mengajukan kredit.<\/li>\n<li>Jika Anda sedang membandingkan suku bunga antar bank, pastikan bahwa Anda mengetahui metode perhitungan bunga yang diterapkan oleh bank.<\/li>\n<li>Untuk menghitung saldo pokok pinjaman, bank biasanya menggunakan metode efektif. Jadi, pada saat mengajukan kredit, Anda perlu menanyakan apakah akan ada penyesuaian terhadap perbedaan saldo pinjaman yang menggunakan bunga efektif dengan yang menggunakan bunga flat jika Anda ingin melakukan pelunasan pinjaman lebih dini sebelum jangka waktu pinjaman berakhir.<\/li>\n<li>Mintalah jadwal dan komposisi perhitungan bunga dan angsuran pokok pinjaman lebih dini sebelum jangka waktu pinjaman berakhir.<\/li>\n<li>Pastikan bahwa Anda mengetahui sifat suku bunga yang dikenakan bank, floating (mengambang) atau fixed (tetap). Jika suku bunga bersifat mengambang, maka apabila terjadi kenaikan suku bunga, biaya bunga dan angsuran pokok pinjaman akan ikut naik dan sebaliknya jika suku bunga turun.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sumber\u00a0:\u00a0<a href=\"http:\/\/www.bi.go.id\/id\/iek\/produk-jasa-perbankan\/jenis\/Contents\/tab2.aspx\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>BI<\/strong><\/a><\/p>\n<p>Big Thanks<br \/>\nOos<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/berilmu.com\/blog\/melihat-langsung-erupsi-dari-dalam-perut-gunung-bromo\/\">Melihat langsung Erupsi dari dalam perut Gunung Bromo<br \/>\n<\/a><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/berilmu.com\/blog\/explore-tanjung-lesung-pake-drone-dan-sepeda\/\">Explore tanjung lesung pake Drone dan Sepeda<\/a><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/berilmu.com\/blog\/explore-leuwi-hejo-lieuk-cepet-benjol-baliung-dan-ciung\/\">Explore Leuwi Hejo, Lieuk, Cepet, Benjol, Baliung dan Ciung<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perhitungan Bunga Kredit dengan Angsuran Perhitungan bunga kredit yang digunakan bank akan menentukan besar kecilnya angsuran pokok dan bunga yang harus dibayar Debitur atas kredit yang diterima dari bank. Pemahaman mengenai berbagai perhitungan bunga akan membantu Debitur dalam membuat keputusan untuk mengambil kredit yang paling menguntungkan sesuai dengan kemampuan keuangannya. Bagaimana Menghitung Bunga? Beberapa cara &hellip; <\/p>\n<p><a class=\"more-link btn\" href=\"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/cara-menghitung-bunga-kredit-dengan-angsuran\/\">Continue reading<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2466,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[146],"tags":[881],"class_list":["post-2465","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ilmu-dunia","tag-cara-menghitung-bunga-kredit-dengan-angsuran","item-wrap"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2465","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2465"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2465\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3179,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2465\/revisions\/3179"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2466"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2465"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2465"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2465"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}