{"id":229,"date":"2012-02-06T16:52:27","date_gmt":"2012-02-06T16:52:27","guid":{"rendered":"http:\/\/berilmu.com\/blog\/?p=229"},"modified":"2023-03-27T13:29:19","modified_gmt":"2023-03-27T06:29:19","slug":"aerogel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/aerogel\/","title":{"rendered":"Aerogel"},"content":{"rendered":"<p><strong>Aerogel<\/strong>\u00a0adalah zat berdasar-silikon\u00a0dan merupakan\u00a0benda padat\u00a0kepadatan-terendah dunia. Dia terbentuk dari 99,8%\u00a0udara\u00a0dan\u00a0foam\u00a0yang kaku dengankepadatan\u00a03\u00a0miligram\u00a0per cm\u00b3. Versi terbaru dan teringan dari zat ini memiliki berat hanya 1,9\u00a0mg\u00a0per cm<sup>3<\/sup>, dan diproduksi oleh\u00a0Lawrence Livermore National Laboratory. Dia dijuluki\u00a0<strong>frozen smoke<\/strong>\u00a0atau\u00a0<strong>blue smoke<\/strong>.<img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/ninjamonkeys.co.za\/wp-content\/uploads\/2008\/04\/supercriticality.jpg\" alt=\"\" \/> <!--more--><br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\"><\/script><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block; text-align: center;\" data-ad-layout=\"in-article\" data-ad-format=\"fluid\" data-ad-client=\"ca-pub-3722339219833725\" data-ad-slot=\"1935354156\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><br \/>\n<iframe src=\"http:\/\/www.youtube.com\/embed\/kHnen2nSmDY\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\"><\/iframe><\/p>\n<p>Dia tampak kebiruan karena silikon dioksida\u00a0menyebarkan\u00a0panjang gelombang yang pendek dari cahaya sama seperti udara di langit di siang hari. Berlawanan dengan penampilannya yang kosong (&#8220;diaphanous&#8221;), dia sekeras foam plastik bila dipegang.<\/p>\n<p>Aerogel memiliki sifat yang menarik:<\/p>\n<ul>\n<li>memiliki\u00a0struktur dendritik\u00a0yang tinggi<\/li>\n<li>konduktivitas thermal\u00a0yang sangat rendah (kira-kira 0.017\u00a0W\/mK), yang memberinya sifat\u00a0insulatif\u00a0yang luar biasa.<\/li>\n<li>titik leleh\u00a01.200\u00a0\u00b0C<\/li>\n<\/ul>\n<p>Aerogel memegang 15 posisi di\u00a0Buku rekor Guinness\u00a0untuk sifat material, termasuk insulator terbaik dan benda padat kepadatan-terendah. Aerogel dapat menopang benda yang beratnya 2000 kali lebih berat dari dirinya tanpa terguling.<\/p>\n<p>Aerogel pertama kali diciptakan oleh\u00a0Steven Kistler\u00a0pada\u00a01931.<\/p>\n<p>Aerogel dapat dibuat dari banyak jenis material; Kerja Kistler termasuk aerogel yang terbuat dari\u00a0silika,\u00a0alumina,\u00a0chromia,\u00a0timah, dan\u00a0karbon.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/www.boingboing.net\/filesroot\/200602061740.jpg\" alt=\"\" \/><\/p>\n<h2>Produksi<\/h2>\n<p>Aerogel dibuat dengan mengeringkan sebuah gel yang terdiri dari\u00a0silika\u00a0koloid\u00a0dalam sebuah lingkungan yang ekstrem. Ilmuwan mulai dengan alkohol cair seperti\u00a0ethanol\u00a0dan mencampurnya dengan sebuah prekursor silikon alkoksida untuk membentuk sebuah gel\u00a0silikon dioksida\u00a0(gel silika). Kemudian, melalui sebuah proses yang disebut\u00a0pengeringan superkritikal, alkohol disingkirkan dari\u00a0gel. Biasanya hal ini dilakukan dengan cara menukar etanol dengan\u00a0karbon dioksida\u00a0cair dan kemudian membuat karbon dioksida berada di atas\u00a0titik kritis. Hasil akhir menghilangkan seluruh cairan dari gel dan menggantikannya dengan gas, tanpa membuat struktur gel rusak atau berkurang volumenya.<\/p>\n<p>Produksi komersial dari selimut aerogel dimulai sekitar tahun 2000. Selimut ini adalah sebuah komposit silica aerogel dan penguatan menggunakan fiber yang mengubah aerogel yang mudah pecah menjadi sebuah bahan yang &#8220;durabel&#8221; dan fleksibel. Sifat mekanika dan termal dari produk ini bervariasi sesuai dengan pilihan fiber penguatnya, matriks aerogel, dan aditif opasifikasi yang digunakan dalam komposit.<br \/>\nSumber : Wiki dan Stumbleupon<\/p>\n<hr \/>\n<p><script type=\"text\/javascript\">\/\/ <![CDATA[ google_ad_client = \"ca-pub-3290249765240979\"; \/* Kotak besar *\/ google_ad_slot = \"0967429206\"; google_ad_width = 336; google_ad_height = 280; \/\/ ]]><\/script><script type=\"text\/javascript\" src=\"http:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/show_ads.js\">\/\/ <![CDATA[ \/\/ ]]><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aerogel\u00a0adalah zat berdasar-silikon\u00a0dan merupakan\u00a0benda padat\u00a0kepadatan-terendah dunia. Dia terbentuk dari 99,8%\u00a0udara\u00a0dan\u00a0foam\u00a0yang kaku dengankepadatan\u00a03\u00a0miligram\u00a0per cm\u00b3. Versi terbaru dan teringan dari zat ini memiliki berat hanya 1,9\u00a0mg\u00a0per cm3, dan diproduksi oleh\u00a0Lawrence Livermore National Laboratory. Dia dijuluki\u00a0frozen smoke\u00a0atau\u00a0blue smoke.<\/p><p><a class=\"more-link btn\" href=\"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/aerogel\/\">Continue reading<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[146],"tags":[75,73,125,74,124],"class_list":["post-229","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ilmu-dunia","tag-aerogel","tag-aerographite","tag-nasa","tag-science","tag-technology","item-wrap"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/229","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=229"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/229\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3839,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/229\/revisions\/3839"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=229"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=229"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=229"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}