{"id":1708,"date":"2012-08-06T14:11:15","date_gmt":"2012-08-06T07:11:15","guid":{"rendered":"http:\/\/berilmu.com\/blog\/?p=1708"},"modified":"2023-03-27T13:49:09","modified_gmt":"2023-03-27T06:49:09","slug":"tips-memilih-kapasitas-ac-pk-dan-posisi-indoor-serta-outdoor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/tips-memilih-kapasitas-ac-pk-dan-posisi-indoor-serta-outdoor\/","title":{"rendered":"[Tips] Memilih Kapasitas AC (PK) dan Posisi Indoor serta Outdoor"},"content":{"rendered":"<p>Kira kira berapa Kapasitas (PK) untuk AC yang kita butuhkan, 1\/2 PK atau 1 PK atau 2 PK, di suatu ruangan dan di mana posisi yang paling tepat untuk Indoor dan Outdoornya.<\/p>\n<p><em id=\"__mceDel\"> Nah berikut ini yang perlu kita perhatikan adalah :<\/em><\/p>\n<ol>\n<li>Luas Ruangan.<\/li>\n<li>Dinding yang langsung terkena Matahari.<\/li>\n<li>Posisi untuk memasang Indoor Unit.<\/li>\n<li>Posisi untuk memasang Outdoor Unit.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Mari kita lihat tabel di bawah ini :<!--more--><br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\"><\/script><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block; text-align: center;\" data-ad-layout=\"in-article\" data-ad-format=\"fluid\" data-ad-client=\"ca-pub-3722339219833725\" data-ad-slot=\"1935354156\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><br \/>\n<a href=\"http:\/\/berilmu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2012\/08\/tips-memilih-ac.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1705\" src=\"http:\/\/berilmu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2012\/08\/tips-memilih-ac.jpg\" alt=\"tips memilih ac\" width=\"550\" height=\"800\" srcset=\"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2012\/08\/tips-memilih-ac.jpg 550w, https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2012\/08\/tips-memilih-ac-206x300.jpg 206w\" sizes=\"(max-width: 550px) 100vw, 550px\" \/><br \/>\n<\/a>Bila dinding langsung terkena Matahari maka ruangan akan cepat hilang dinginnya.<a href=\"http:\/\/berilmu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2012\/08\/tips-posisi-pasang-ac.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1706\" src=\"http:\/\/berilmu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2012\/08\/tips-posisi-pasang-ac.jpg\" alt=\"tips posisi pasang ac\" width=\"550\" height=\"800\" srcset=\"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2012\/08\/tips-posisi-pasang-ac.jpg 550w, https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2012\/08\/tips-posisi-pasang-ac-206x300.jpg 206w\" sizes=\"(max-width: 550px) 100vw, 550px\" \/><\/a>Pemasangan Indoor sebaiknya di sisi memanjang, jangan disisi melebar contoh kamar 3&#215;4 m pasanglah di sisi yang 3m, jangan ada benda di bawah Unit Indoornya, misal lemari, lubang angin dan lain2, lalu jangan sampai terkena matahari dan terakhir jangan coba membersihkan sendiri yang ada di dalam Unit Tersebut, panggilah ahlinya.dan terakhir jangan coba &#8211; coba membersihkan sendiri yang ada di dalam Unit Indoor tersebut kecuali kita memang paham, panggilah ahlinya yaitu tukan cuci AC.<\/p>\n<p>Pemasangan Outdoor sebaiknya jangan terhalang bagian depannya, bagian belakang kasih sedikit udara, dan jangan di susun secara satu kolom, dan kalau bisa pasang di atas atau di lantai, bila di atas maka akan tertempel di dinding, sehingga menambah getaran ke dinding, sebaiknya di pasang di lantai dan terakhir jangan coba &#8211; coba membersihkan sendiri yang ada di dalam Unit Outdoor tersebut kecuali kita memang paham, panggilah ahlinya yaitu tukan cuci AC.<\/p>\n<p>Sumber : <a href=\"http:\/\/sharp-indonesia.com\/new\/component\/mtree\/Home-Appliance\/AH%252DXP5NSY--%252D-Plasmacluster-High-Density-G7-Sayonara-Panas-with-Inverter-Series\/details.html\">Sharp<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kira kira berapa Kapasitas (PK) untuk AC yang kita butuhkan, 1\/2 PK atau 1 PK atau 2 PK, di suatu ruangan dan di mana posisi yang paling tepat untuk Indoor dan Outdoornya. Nah berikut ini yang perlu kita perhatikan adalah : Luas Ruangan. Dinding yang langsung terkena Matahari. Posisi untuk memasang Indoor Unit. Posisi untuk &hellip; <\/p>\n<p><a class=\"more-link btn\" href=\"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/tips-memilih-kapasitas-ac-pk-dan-posisi-indoor-serta-outdoor\/\">Continue reading<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[146],"tags":[464,465,466],"class_list":["post-1708","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ilmu-dunia","tag-tips-memilih-kapasitas-ac-pk-dan-posisi-indoor-serta-outdoor","tag-tips-memilih-kapasitas-ac-pk","tag-tips-memilih-posisi-indoor-serta-outdoor","item-wrap"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1708","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1708"}],"version-history":[{"count":10,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1708\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3860,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1708\/revisions\/3860"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1708"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1708"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1708"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}