{"id":1456,"date":"2013-01-27T13:11:03","date_gmt":"2013-01-27T06:11:03","guid":{"rendered":"http:\/\/berilmu.com\/blog\/?p=1456"},"modified":"2020-05-04T21:42:35","modified_gmt":"2020-05-04T14:42:35","slug":"cara-mengukur-menghitung-luas-tanah-bidang-yang-tidak-beraturan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/cara-mengukur-menghitung-luas-tanah-bidang-yang-tidak-beraturan\/","title":{"rendered":"Cara mengukur \/ menghitung luas tanah \/ bidang yang tidak beraturan."},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/berilmu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2013\/01\/Patok-untuk-mengukur-luas1.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"alignleft size-thumbnail wp-image-1458\" title=\"Patok untuk mengukur luas\" src=\"http:\/\/berilmu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2013\/01\/Patok-untuk-mengukur-luas1-150x150.jpg\" alt=\"\" width=\"150\" height=\"150\" \/><\/a>Bagaimana cara untuk menghitung luas bidang yang tidak beraturan seperti pada gambar disamping.<\/p>\n<p>Kita bisa gunakan paku sebagai patok dan tali sebagai pembatas bidang, buat dulu seluruh patok di bidang, jangan hanya pada bidang yang mau diukur saja tapi seluruh ini bidang juga di beri patok patok.<!--more--><br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\"><\/script><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-format=\"fluid\"\n     data-ad-layout-key=\"-hj-w-i-42+h8\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-3722339219833725\"\n     data-ad-slot=\"5402103677\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<ol>\n<li>Kaitkan tali di patok pada bidang yang akan diukur.<\/li>\n<li>Hitunglah patok yang terkena tali lalu bagi dengan 2.<\/li>\n<li>Hitung patok yang tidak terkena tali lalu kurangi dengan 1.<\/li>\n<li>Hasil no 2 di jumlahkan dengan hasil no 3.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Kita bisa membuat rumus sendiri : KP = Tali Kena Patok ; TP = Tali Tidak kena patok. ; L = Luas.<br \/>\nL = ( KP \/ 2 ) + (TP &#8211; 1).<\/p>\n<p>Silahkan di coba untuk menghitung luas bidang \/ tanah yang tidak beraturan<\/p>\n<h2><strong>Karena banyaknya yang bingung cara menghitungnya maka saya buatkan videonya, silahkan di lihat.<\/strong><\/h2>\n<p><iframe src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/YsVFKJkze-o\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><br \/>\nJika ingin bantuan\u00a0menghitung luas tanah, silahkan klik <a href=\"https:\/\/youtu.be\/YsVFKJkze-o\">link ini diisi pertanyaan di dalam comment dengan format :<\/a><\/p>\n<p>Timur \/ panjang kanan\u00a0=<br \/>\nBarat \/ panjang kiri\u00a0=<br \/>\nSelatan \/ lebar bawah\u00a0=<br \/>\nUtara \/ Lebar atas\u00a0=<\/p>\n<p>Setelah itu jangan lupa untuk like dan subscribe di channel tsb ya.<\/p>\n<p>Jika ingin meminta bantuan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) bisa lihat caranya dan biayanya <a href=\"http:\/\/site.bpn.go.id\/o\/Layanan-Pertanahan.aspx\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">disini<\/a>.<\/p>\n<p>Big Thanks.<br \/>\nOos<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/berilmu.com\/blog\/melihat-langsung-erupsi-dari-dalam-perut-gunung-bromo\/\">Melihat langsung Erupsi dari dalam perut Gunung Bromo<br \/>\n<\/a><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/berilmu.com\/blog\/explore-tanjung-lesung-pake-drone-dan-sepeda\/\">Explore tanjung lesung pake Drone dan Sepeda<\/a><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/berilmu.com\/blog\/explore-leuwi-hejo-lieuk-cepet-benjol-baliung-dan-ciung\/\">Explore Leuwi Hejo, Lieuk, Cepet, Benjol, Baliung dan Ciung<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagaimana cara untuk menghitung luas bidang yang tidak beraturan seperti pada gambar disamping. Kita bisa gunakan paku sebagai patok dan tali sebagai pembatas bidang, buat dulu seluruh patok di bidang, jangan hanya pada bidang yang mau diukur saja tapi seluruh ini bidang juga di beri patok patok.<\/p><p><a class=\"more-link btn\" href=\"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/cara-mengukur-menghitung-luas-tanah-bidang-yang-tidak-beraturan\/\">Continue reading<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[146],"tags":[387,386,385,993],"class_list":["post-1456","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ilmu-dunia","tag-mengkuru-tanah-tak-beraturan","tag-mengukur-bidang-tak-beraturan","tag-mengukur-luas-tanah-tidak-beraturan","tag-mengukur-tanah-tak-beraturan","item-wrap"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1456","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1456"}],"version-history":[{"count":14,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1456\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3244,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1456\/revisions\/3244"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1456"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1456"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1456"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}