{"id":1060,"date":"2010-09-15T16:45:21","date_gmt":"2010-09-15T16:45:21","guid":{"rendered":"http:\/\/berilmu.com\/blog\/?p=1060"},"modified":"2023-03-27T08:15:48","modified_gmt":"2023-03-27T01:15:48","slug":"ucapan-selamat-idul-fitri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/ucapan-selamat-idul-fitri\/","title":{"rendered":"Ucapan Selamat Idul Fitri"},"content":{"rendered":"<p>Arti Minal Aidin Wal Faizin adalah: dari orang yang kembali dan orang-orang yang menang. Mungkin maksud lengkapnya adalah:\u201dSemoga Anda termasuk orang-orang yang kembali (ke jalan Tuhan) dan termasuk orang yang menang (melawan hawa nafsu).\u201d Kita sering salah mengartikan Minal Aidin Wal Faizin dengan \u201cmohon maaf lahir dan batin\u201d.<\/p>\n<p>Bagaimana yg baik mengucapkanya, coba kita lihat dibawah ini.<!--more--><br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\"><\/script><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block; text-align: center;\" data-ad-layout=\"in-article\" data-ad-format=\"fluid\" data-ad-client=\"ca-pub-3722339219833725\" data-ad-slot=\"1935354156\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><br \/>\nJubair bin Nufair berkata:<\/p>\n<p>\u201cPara sahabat Nabi Shallallahu \u2018alaihi wa Sallam bila bertemu pada hari raya, maka berkata sebagian mereka kepada yang lainnya : Taqabbalallahu minnaa wa minka (Semoga Allah menerima dari kami dan darimu)\u201d. (Al Hafidh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari [2\/446] Dalam &#8216;Al Mahamiliyat&#8217; dengan Isnad yang Hasan )<\/p>\n<p>Muhammad bin Ziyad berkata:<\/p>\n<p>\u201cAku pernah bersama Abu Umamah Al Bahili dan selainnya dari kalangan sahabat Nabi Shallallahu \u2018alaihi wa sallam. Mereka bila kembali dari shalat Ied berkata sebagiannya kepada sebagian yang lain : &#8216;Taqabbalallahu minnaa wa minka\u201d (Ibnu Qudamah dalam \u201cAl-Mughni\u201d (2\/259)<\/p>\n<p>Imam Ahmad menyatakan bahwa ini adalah \u201cIsnad hadits Abu Umamah yang Jayyid\/Baik.<\/p>\n<p>Beliau menambahkan: \u201cAku tidak pernah memulai mengucapkan selamat kepada seorangpun, namun bila ada orang yang mendahuluiku mengucapkannya maka aku menjawabnya. Yang demikian itu karena menjawab ucapan selamat bukanlah sunnah yang diperintahkan dan tidak pula dilarang. Barangsiapa mengerjakannya maka baginya ada contoh dan siapa yang meninggalkannya baginya juga ada contoh, wallahu a\u2019lam.\u201d [Al Jauharun Naqi 3\/320. Suyuthi dalam &#8216;Al-Hawi: (1\/81) : Isnadnya hasan]<\/p>\n<p>Saya Dan Keluarga Ucapkan:<\/p>\n<p>Selamat hari raya Idul Fitri 1432 Hijriyah.<\/p>\n<p>\u201dTaqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Ja\u2019alanallahu minal aidin wal faizin\u201d<\/p>\n<p>\u201cSemoga Allah menerima amal-amal kita, Dan semoga Allah menjadikan kita termasuk dari orang-orang yang kembali dari perjuangan Ramadhan sebagai orang yang menang.\u201d<\/p>\n<p>Mari kita juga memohon kepada ALLAH SWT:<\/p>\n<p>Semoga kita dianugerahi untuk menikmati Ramadhan tahun tahun berikutnya dengan rizki kesehatan dan kebarokahannya. Aamin Ya Robbal Alamin.<\/p>\n<p>Wallahu &#8216;alam Bishowab.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Arti Minal Aidin Wal Faizin adalah: dari orang yang kembali dan orang-orang yang menang. Mungkin maksud lengkapnya adalah:\u201dSemoga Anda termasuk orang-orang yang kembali (ke jalan Tuhan) dan termasuk orang yang menang (melawan hawa nafsu).\u201d Kita sering salah mengartikan Minal Aidin Wal Faizin dengan \u201cmohon maaf lahir dan batin\u201d. Bagaimana yg baik mengucapkanya, coba kita lihat &hellip; <\/p>\n<p><a class=\"more-link btn\" href=\"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/ucapan-selamat-idul-fitri\/\">Continue reading<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[564,566,565,563],"class_list":["post-1060","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ilmu-akhirat","tag-arti-minal-aidin-wal-faizin","tag-shiyamana-wa-shiyamakum-jaalanallahu-minal-aidin-wal-faizin","tag-taqabbalallahu-minna-wa-minkum","tag-ucapan-selamat-idul-fitri","item-wrap"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1060","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1060"}],"version-history":[{"count":13,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1060\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3808,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1060\/revisions\/3808"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1060"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1060"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.berilmu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1060"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}