Istilah-istilah dan Informasi lengkap seputar Vaksin COVID19

Assalamu’alaikum Warrohmatulloh Wabbarokatuh,

Insya ALLOH saya akan berbagi Ilmu yang saya dapat dari Berbagai Sumber yang Insya ALLOH terpercaya.

Berikut ini adalah Istilah-istilah, singkatan dan Informasi mengenai seputar Covid19, Vaksin dan Vaksinasi.

Virus Corona = Keluarga besar virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia

SARS-CoV-2 = Nama virus yang menyebabkan penyakit Covid-19

Covid-19 = Nama penyakit yang disebabkan virus corona atau virus SARS-CoV-2

OTG = Orang Tanpa gejala



ODP = Orang dalam pantauan, biasanya memiliki gejala ringan tetapi tidak ada kontak erat dengan penderita positif

PDP = Pasien dalam pengawasan, biasanya dari hasil observasi ada saluran nafas bawah yang terganggu serta terjadi kontak erat dengan penderita positif

Suspect = Diduga terkena virus karena sudah menujukkan gejala dan pernah berkontak atau bertemu dengan orang yang positif corona

Positif = Pasien yang dinyatakan positif terinfeksi Corona virus

Lockdown = Sebuah negara melakukan pengawasan ketat di semua wilayah negara, mengunci masuk atau keluar dari suatu wilayah/daerah/negara

Social Distancing = Menjauhi segala bentuk perkumpulan, menjaga jarak antar manusia, menghindari berbagai pertemuan yang melibatkan banyak orang

Physical Distancing = Menjaga jarak fisik antara satu dengan yang lainnya sesuai anjuran

Isolasi = istilah perawatan kesehatan yang berarti menjauhkan orang-orang yang terinfeksi penyakit menular dari mereka yang tidak terinfeksi

Karantina = Direkomendasikan untuk individu yang diyakini telah terpapar penyakit menular seperti COVID-19, tetapi tidak bergejala.

Imported Case = Kasus virus corona COVID-19 yang menimpa seseorang yang baru kembali dari luar negeri, tanpa terkait dengan kluster manapun.

Local Transmission = Penularan Corona virus yang terjadi secara lokal atau di lokasi tempat pasein positif COVID-19 berada saat ini.

Klaster = Sistem yang digunakan untuk mengkategorikan dari mana asal penyebaran virus itu terjadi

Spesimen = Keseluruhan atau contoh bagian dari kelompok organisme yang diambil dari lingkungan dan disimpan dalam wadah berupa botol atau kotak

Flattening the curve atau pelandaian kurva = merupakan istilah di bidang epidemiologi untuk upaya memperlambat penyebaran penyakit menular yang dalam hal ini adalah COVID-19, sehingga fasilitas kesehatan memiliki sumber daya yang memadai bagi para penderita. Pelandaian kurva ini dapat dilakukan dengan social distancing, karantina, dan isolasi.

Individual Immunity = kekebalan seseorang / daya tahan tubuh orang itu sendiri, orang yang ada di sekelilingnya belum terlindungi / tidak aman

herd immunity = Kekebalan kelompok, sudah terbentuk kekebalan alami pada sebagian besar orang dalam suatu kelompok setelah mereka terpapar dan sembuh dari penyakit tersebut atau sudah di Vaksinasi, maka orang-orang disekelilingnya akan terlindungi / aman

PSBB = Pembatasan Sosial Berskala Besar, Peliburan sekolah dan tempat kerja, Pembatasan kegiatan keagamaan, Pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum, Pembatasan kegiatan sosial budaya, Pembatasan moda transportasi, Pembatasan kegiatan lainnya khusus terkait aspek pertahanan dan keamanan, level Kabupaten atau Kota.

PPKM = Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level Kabupaten atau Kota, kurang lebih mirip PSBB

PPKM mikro = Pembatasan yang dilakukan di tingkat lokal. Jika PSBB dan PPKM Jawa Bali levelnya kabupaten atau kota, maka PPKM mikro sampai kecamatan, kelurahan, desa, hingga RT RW.

Pandemi = artinya virus corona telah menyebar secara global ke seluruh dunia. Penetapan istilah tersebut dilakukan usai virus corona menyebar hampir ke 100 negara di dunia.

Endemi adalah keadaan atau kemunculan suatu penyakit yang konstan atau penyakit tersebut biasa ada di dalam suatu populasi atau area geografis tertentu.

Epidemi = Penyakit menular yang berjangkit dengan cepat di daerah yang luas dan menimbulkan banyak korban. Peningkatan angka penyakit berada di atas normal, yang biasanya terjadi secara tiba-tiba pada populasi suatu di area geografis tertentu

WFH = Work From Home yang artinya bekerja dari rumah. Kegiatan ini dilakukan guna mencegah penyebaran virus semakin meluas.

VACCINE / VAKSIN

Perkembangan Vaksin = Tahun 1798 Edward Jenner meneliti Vaksin Cacar (Smallpox), sebelum Tahun 1798 banyak Ilmuwan di Turki sudah meneliti Vaksin vaksin lainnya.

Jenis Vaccine berdasarkan tahun :
– 1798 Cacar,
– 1870 Rabies & Kolera
– 1920 TBC, Difteri, Tetanus & Batuk Rejan
– 1945 Influenza
– 1955 Polio
– 1963 Campak
– 1974 Meningokokkus Polisakarida (Untuk Pergi Haji)
– 1986 Hepatitis B
– 2006 HPC (Human Popiloma Virus) Mencegah Kanker Serviks
– 2009 Influenza H1N1
– 2020 Sars-CoV-2 Virus Corona

Vaksin = Suatu senyawa (biologis) yang diberikan kepada seseorang dengan maksud untuk menghasilkan kekebalan terhadap suatu penyakit dengan cara menstimulasi produksi antibodi

Vaksinasi = Prosedur pemberian Vaksin kedalam tubuh untuk menghasilkan antibodi / imunitas spesifik terhadap penyakit yang di sebabkan virus tersebut.

Imun = Daya tahan tubuh / tentara di dalam tubuh

Imunisasi = Proses / upaya yang menyebabkan seseorang menjadi imun sehingga tercegah dari penyakit tertentu melalui Vaksinasi

Efikasi = Jumlah persentase penurunan kejadian penyakit pada kelompok orang yang divaksinasi.

Eradikasi Penyakit = Angka orang yang sakit menurun dan Penularan mengalami hambatan.

Komposisi Vaksin Bahan AKTIF = Antigen yaitu Bahan yang mampu menstimulasi / merangsang meningkatkan antibodi di tubuh kita

Komposisi Vaksin Bahan INAKTIF = Adjuvant yaitu memperkuat Imunitas vaksin, Preservative / bahan pengawet adalah yang mencegah pertumbuhan bakteri / jamur, Stabilizer adalah menjaga efektifitas vaksin selama penyimpanan sampai dengan vaksin di berikan ke orang.

Antigen = Bahan Aktif sebagian dari Virus / Bakteri yang dilemahkan atau dimatikan sehingga tidak dapat menyebabkan sakit kepada orang yang di vaksin.

Vaksin Hidup = Virus / Bakteri yang sudah dilemahkan

Vaksin Mati/Inaktif = Virus / Bakteri yang sudah dimatikan.

Vaksin Sinovac COVID19 = Vaksin Virus Corona yang sudah di matikan/Inaktif

Imunitas = Proses kekebalan tubuh / Daya tahan tubuh

Imunitas di bagi 2 yaitu ALAMIAH dan ADAPTIF / DIDAPATKAN

Imunitas ALAMIAH ada 2 yaitu:
1. Pasif / Maternal Contohnya Imunitas yang didapat secara alami seperti Transfer Placenta Ibu Hamil kepada Janin yang di Kandung

2. Aktif / Infeksi contohnya orang yang terinfeksi virus dia sakit lalu sembuh menjadi kebal secara alamiah

Imunitas ADAPTIF / DIDAPATKAN ada 2
1. Pasif / Transfer Antibodi contohnya Pasien Covid19 yang mendapat terapi plasma convalesen / donor darah plasma

2. Aktif / Vaksinasi contohnya tubuh kita di paparkan antigen yang didapat dengan Imunisasi Aktif

Plasma Convalesen = Plasma Darah pasien Covid19 yang telah sembuh

Donor Darah Plasma = Donor darah Plasma Convalesen

Cara kerja Vaksin = Antigen di suntikan ke orang yang non imun, lalu sel penyaji antigen menangkap vaksin tersebut dan sel penyaji antigen mengenali dan mempelajarinya, lalu terciptalah stimulasi atau merangsang Sel T Helper akhirnya berkembang menjadi Sel B didalam tubuh orang tersebut, lalu terbentuklah antibodi spesifik, lalu antibodi spesifik akan menetralisir dan meng-inaktivasi Virus dengan struktur yang sama jika kita terpapar kembali.

Vaksin memiliki Efek samping berbeda-beda tergantung dari metode yang dipakai oleh vaksin.

Struktur COVID19:
1. Spike
2. Nukleokapsid
3. Envelope
4. Hemagglutinin
5. Membrane
6. Genome RNA (ribonukleat acid)

Struktur COVID19 yang diambil untuk jadi Antigen:
1. Spike Protein
2. Nukleokapsid
3. Genome RNA (ribonukleat acid)
Dan setiap Pembuat Vaksin menggunakan Struktur berbeda beda juga.

Urutan proses pengujian Vaksin
1. Pre Klinis = Uji pada hewan untuk menilai efikasi dan keamanan
2. Uji Klinis Fase 1 = Dilakukan pada Sukarelawan dewasa sehat, jumlah kecil dibawah 100 orang, uji awal untuk menilai Keamanan serta identifikasi dosis
3. Uji Klinis Fase 2 = Dilakukan pada sukarelawan kelompok khusus, jumlah besar di atas 400 sampai 600 orang, untuk menilai imunogenisitas / respon imun.
4. Uji Klinis Fase 3 = Dilakukan pada sukarelawan untuk menilai efikasi dan keamanan lebih lanjut serta efek samping yang timbul.
5. Approved / Fase 4 = Dilakukan pemantauan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) pada vaksin yang telah dipergunakan secara luas (PMS=Post Marketing Surveillance)

Saat ini 6-Maret-2021 Jumlah Vaksin yang ikut Uji :
1. Pre Klinis = 182 Vaksin
2. Uji Klinis Fase 1 = 29 Vaksin
3. Uji Klinis Fase 2 = 40 Vaksin
4. Uji Klinis Fase 3 = 20 Vaksin
5. Approved / Fase 4 = 12 Vaksin
Total Vaksin yang di Uji = 89 Vaksin

Vaksin yang sudah beredar di dunia pertanggal 6-Maret-2021 ada 19 yaitu:
1. Pfizer-BioNTech Buatan Jerman dan USA Metode mRNA
2. Moderna Buatan USA Metode mRNA
3. Gamaleya Buatan Rusia Metode Ad26, Ad5
4. Oxford-AsraZeneca Buatan Inggris dan Swedia metode ChAdOx1
5. CanSino Buatan China Metode Ad5
6. Johnson & Johnson buatan USA dan Belgium Metode Ad26
7. Vector Institute buatan Rusia metode Protein
8. Novavax buatan USA Metode Protein
9. Sinopharm buatan China Metode Inactivated
10. Sinovac Buatan China Metode Inactivated
11. Sinopharm Wuhan Buatan China Metode Inactivated
12. Bharat Biotech Buatan India Metode Inactivated
13. Data 13 – 19 belum berhasil saya dapat mohon maaf.

vaksin Merah Putih Biofarma Buatan Indonesia Metode protein rekombinen, viral factor termasuk inactivated virus dan genetik menggunakan DNA atau MRNA, akan di produksi akhir 2021

Pendekatan Utama / Metode :
1. Vaksin Virus = Suntik target virus secara langsung setelah aman.
2. Vaksin Vektor Virus = Menggunakan Virus yang berbeda dengan rekayasa Genetik untuk menghasilkan Target virus Protein.
3. Vaksin Asam Nukleat = Suntikan DNA atau RNA dari virus target ke dalam sel untuk membuat protein target.
4. Vaksin Berbasi Protein = Suntikan subunit protein dari Virus target langsung ke tubuh.

mRNA = Messenger RNA (ribonukleat acid)

DNA = Informasi genetic yang dimiliki makhluk hidup yang akan diturunkan pada keturunannya. Dilansir dari Encyclopaedia Britannica, DNA atau asam deoksiribonukleat adalah informasi genetik untuk pewarisan sifat dari induk ke anaknya.

Vaksin di Indonesia menggunakan Sinovac Buatan China dengan Metode Inactivated

Efikasi Vaksin Sinovac 65% untuk terjadinya Covid-19 bergejala pada orang yang sudah divaksin dibandingkan dengan yang tidak divaksin atau risiko orang yang telah di vaksin adalah 2.86 kali lebih rendah dari yang tidak divaksinasi.

Herd Immunity untuk di Indonesia berdasarkan efikasi vaksin maka yang harus di vaksin sebanyak 180 juta penduduk Indonesia

PENGUSAHA bisa ikut meringankan Beban NEGARA dengan Membiayai Vaksin Gotong Royong, apa itu Vaksin Gotong Royong :

Vaksin Gotong Royong = Ditujukan kepada karyawan/ti/buruh dan keluarga yang pendanaannya di tanggung perusahaan, seluruh penerima vaksin gotong royong tidak akan di pungut bayaran/gratis

Vaksin Gotong Royong tidak boleh menggunakan Vaksin Sinovac, Astrazeneca, Novavax dan Pfizer-BioNTech yang merupakan Vaksin gratis program pemerintah

Vaksin Gotong Royong harus mendapatkan Izin BPOM

Pendistribusian Vaksin Gotong Royong di laksanakan oleh Kemenkes dan BioFarma kepada pelayanan kesehatan milik Swasta yang bekerja sama dengan badan hukum.

Penanganan KIPI Kejadian Ikutan Pasca Imuniasasi Vaksin Gotong Royong akan sama dengan Vaksin Gratis Program Pemerintah

P-CARE / Primary Care = Aplikasi mengenai vaksinasi COVID19, Aplikasi ini juga di gunakan oleh BPJS dalam proses registrasi, screening, hingga pemberian vaksin yang nantinya dilakukan setelah Indonesia resmi mendapatkan vaksin Covid-19.

Kekebalan Vaksin Sinovac muncul di hari ke 28 berikut urutannya :
Hari ke 0 Dosis Vaksin pertama di berikan
Hari ke 7 Imunitas terbentuk
Hari ke 14 Dosis Vaksin kedua di berikan
Hari ke 28 Imunitas penuh tercapai

Lamanya Kekebalan Vaksin Sinovac 99.23% hingga 3 bulan setelah disuntik dan sedang dalam pengamatan lama maksimal kekebalannya.
Pengamatan Titer Antibodi paling lama 6 bulan setelah suntikan ke 2

Kekebalan terinfeksi alamiah Covid19 bisa bertahan hingga 8 bulan sejak awal gejala, bisa di bawah 8 bulan karena tergantung beberapa faktor.

Vaksin Sinovac Aman, Suci dan Halal dari BPOM MUI
Vaksin adalah Hak Anda

Terima Kasih kepada para Pembaca dan Nara Sumber, untuk Artikel Ini bersumber / didapat dari:

1. Media Elektronik terakreditasi
2. WHO CDC (center of decease), Vaccine and Immunization
3. Wikipedia (Vaksin and Covid19)
4. dr. Fitrinilla Alresna, Sp.PD dalam Health Talk di PT Maxpowergroup a member of Medco group and supported by RS Permata Depok, ACA Asuransi dan Proteksindo.
5. Banyak lagi sumber2 yang tidak mungkin di tulis satu persatu.

Semoga Kita Semua diberikan kesehatan, keselamatan dan bisa menjalani Pandemi ini dengan selamat, Aamiin Ya Robbal’alamin.

Wassalamu’alaikum Warrohmatulloh Wabbarokatuh

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Permanent link to this article: https://www.berilmu.com/blog/istilah-istilah-yang-berkaitan-dengan-corona-virus-disease-covid19/